Siapa yang di sini ingin jago basket? Pasti hampir semuanya yang membaca artikel ini ingin seperti Kobe Bryant, Dimaz Muharri, atau yang lainnya.
Sekarang pertanyaannya, bagaimana mereka bisa jago seperti itu? Apakah itu bakat?
Setelah saya membaca banyak buku, akhirnya saya menemukan jawabannya di buku yang berjudul
Outliers, karangan
Malcolm Galdwell.

Buku tersebut membocorkan rahasia, apa sih perbedaan antara orang yang master di bidangnya, dan yang biasa biasa saja. Ternyata jawabannya cukup sederhana. Orang tersebut telah menghabiskan 10.000 jam dalam bidang tersebut!
Misalnya
The Beatles, mereka tidak langsung terkenal di Inggris. Sebelum populer, ternyata mereka hampir setiap malam mengadakan konser, tidak peduli banyak atau sedikit penonton, mereka tetap bermain dengan antusias.
Tidak terasa, mereka telah berlatih selama 10.000 jam, dan mereka menjadi jago, bahkan legenda.
===
Begitu juga yang dilakukan bintang basket, mereka telah menghabiskan 10.000 jam untuk kesuksesannya. Saya menganalisa 10.000 jam tersebut, dari
quote quotenya, dan dari pengamatan saya.
Misalnya
Larry Bird (Boston Celtics), saya pernah menonton DVD tentang perjuangan Larry Bird menjadi juara NBA, dia memiliki prinsip ‘datang ke lapangan lebih awal, pulang paling akhir!’ Itu sebabnya kenapa Beliau menjadi bintang bahkan legenda Boston Celtics.
Lalu
Kobe Bryant (LA Lakers), saya pernah membaca suatu artikel tentang prinsip berlatih Kobe Bryant, ia memiliki prinsip 666, yaitu berlatih 6 bulan setahun, 6 hari seminggu 6 jam sehari. Dia berlatih sangat keras untuk menjadi pemain yang dahsyat!